Di tengah kesulitan akibat ancaman badai cedera, PSS Sleman berupaya fokus menghadapi leg kedua Piala Indonesia (PI) kontra Persis Solo, sore nanti. Skuad Elang Jawa memanfaatkan momen ini untuk revans atas kekalahan 1-3 di leg pertama.
Dibanding tim tamu, kondisi Elang Jawa memang tak lebih baik. Tim ini tak memiliki waktu istirahat usai lawatan ke Bandung di kompetisi reguler. Tim tamu lebih beruntung karena laga kontra Persipasi yang seharusnya digelar di hari yang sama ternyata digelar lebih awal.
Juru racik PSS Widyantoro sadar betul dengan kondisi ini. Dia sendiri khawatir dengan kemungkinan terburuk yang dialami skuad asuhannya. Namun, kekalahan telak di Manahan membuat arsitek asal Magelang ini tak mungkin lagi mengandalkan pemain lapis dua.
Beban mengejar ketinggalan, plus tampil di depan pendukung sendiri, Slemania, membuat hasil seri apalagi kalah menjadi tabu yang tak boleh dilanggar. Sehingga, Wiwid, sapaan Widyantoro tetap harus menurunkan skuad inti agar tak jadi bulan-bulanan Laskar Sambernyawa.
”Kita butuh kemenangan untuk mendongkrak semangat anak-anak. Apalagi kita juga tampil di kandang sendiri. Hasil positif menjadi sesuatu yang wajib didapat. Soal nanti lolos atau tidak urusan belakangan,” kata Wiwid.
Dia mengatakan, dari sisi teknis tidak ada masalah dengan skuad asuhannya. Anang Hadi dkk tetap bisa dioptimalkan bermain taktis mengandalkan kekuatan lini tengah dengan bola-bola pendek. Hanya saja, dia mengingatkan agar anak asuhnya tetap fokus.
Lengah sedikit saja, kenyataan pahit saat ditekuk Persikab di menit akhir bisa kembali terulang. ”Kami tidak ingin kecolongan lagi di menit akhir. Jadi semuanya harus tetap fokus meski pun pada kenyataannya tim masih kelelahan. Tapi kami tak boleh jadi pecundang di kandang sendiri,” tegas dia.
Junaidi, Pelatih Persis sendiri tak mau menganggap remeh tuan rumah. Baginya, kemenangan yang diraih Affan Lubis dkk di leg pertama belum menjamin skuad asuhannya bakal lolos putaran berikutnya. Sebab, PSS yang mengandalkan pemain muda memiliki kans yang sama untuk lolos.
Demi memastikan tiket putaran berikutnya, Bang Jun, sapaan Junaidi bakal turun dengan kekuatan terbaik. Dia tak ingin, peluang yang sudah didepan mata hilang begitu saja. Dia juga ingin agar anak asuhnya bermain lepas di Stadion Maguwoharjo nanti.
Arnaldo Villalba yang sudah mendapat pengesahan dipastikan bakal menjadi starter bersama Ferry Anto di depan. Kehadiran Villalba diharapkan mampu menambah tajam daya gedor Laskar Sambernyawa.
”Peluang kita sama. Persis maupun PSS sama-sama punya kans lolos. Jadi kita tak boleh anggap remeh. Menang 3-1 di kandang tidak bisa jadi jaminan kita akan lolos dengan mudah. Kita tetap harus kerja keras,” ucap eks Pelatih Persijap Jepara ini. (sindo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar